Coba Selidiki
Penasaran dengan sesuatu yang terjadi di sekitarmu? Jangan hanya menebak. Yuk, cari tahu dengan mengamati, mengumpulkan informasi, membandingkan data, dan menceritakan apa yang kamu temukan!
Rubrik Coba Selidiki adalah ruang bagi pelajar, mahasiswa, dan pembaca muda untuk belajar melakukan penyelidikan sederhana secara sistematis, menyenangkan, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Apa itu Coba Selidiki?
Pernah bertanya mengapa suatu tempat terasa lebih panas daripada tempat lain? Mengapa beberapa tanaman tumbuh berbeda? Atau mengapa suara terdengar lebih keras di ruangan tertentu?
Pertanyaan sederhana seperti itu dapat menjadi awal sebuah penyelidikan.
Dalam Coba Selidiki, penulis memilih satu pertanyaan yang dapat diselidiki, menentukan cara mengumpulkan informasi, melakukan pengamatan atau pengukuran sederhana, kemudian menjelaskan hasilnya kepada pembaca.
Tujuan utamanya bukan menghasilkan penemuan besar, melainkan belajar berpikir berdasarkan bukti. Hasil yang berbeda dari dugaan awal tetap menarik untuk diceritakan selama prosesnya dilakukan dengan baik.
Melatih rasa ingin tahu, pengamatan, pengumpulan data, dan penalaran sederhana.
Satu pertanyaan yang dapat dijawab menggunakan bukti atau data.
Observasi, pengukuran, perbandingan, survei sederhana, atau percobaan aman.
Artikel yang menjelaskan proses, temuan, dan makna dari penyelidikan.
Apa yang bisa kamu selidiki?
Tidak perlu laboratorium besar atau alat yang mahal. Banyak hal di sekitar rumah, sekolah, dan lingkungan dapat menjadi bahan penyelidikan.
Di mana udara terasa lebih panas?
Bandingkan suhu udara di tempat teduh dan tempat terbuka menggunakan termometer.
Seberapa beragam daun di taman?
Amati berbagai bentuk daun tanpa merusak tanaman, lalu kelompokkan berdasarkan ciri yang terlihat.
Buku apa yang tersedia di perpustakaan?
Amati kategori koleksi yang tersedia dan bandingkan jumlahnya dengan izin pengelola.
Di mana air lebih cepat menguap?
Bandingkan penguapan dalam wadah serupa pada dua kondisi aman dengan pendampingan guru.
Apakah semua ruangan sama bisingnya?
Bandingkan tingkat kebisingan di beberapa ruangan dengan alat pengukur yang sesuai.
Sampah apa yang paling sering terlihat?
Catat jenis sampah yang terlihat di area yang aman tanpa menyentuh atau mengambil sampah.
Pertanyaan yang baik bisa diselidiki
Bedakan pertanyaan yang terlalu luas dengan pertanyaan yang dapat dijawab melalui pengamatan atau pengukuran.
Mengapa lingkungan kita panas?
Pertanyaan ini memiliki banyak kemungkinan jawaban dan membutuhkan penyelidikan yang lebih luas.
Apakah suhu udara di halaman terbuka berbeda dengan suhu di bawah pohon?
Pertanyaan ini dapat dijawab dengan melakukan pengukuran di dua lokasi pada waktu yang sama.
Fokus pada satu persoalan.
Ada informasi yang dapat dikumpulkan.
Sesuai waktu, alat, dan kemampuan.
Tidak membahayakan diri sendiri atau orang lain.
Enam langkah menjadi penyelidik muda
Penyelidikan yang baik dimulai dari pertanyaan dan diakhiri dengan kesimpulan berdasarkan bukti.
Bertanya
Tentukan hal yang ingin diketahui.
Merencanakan
Pilih tempat, cara, alat, dan waktu penyelidikan.
Mengamati
Kumpulkan informasi atau lakukan pengukuran.
Mengolah Data
Catat, kelompokkan, dan bandingkan temuan.
Menafsirkan
Jelaskan apa arti hasil yang diperoleh.
Menceritakan
Bagikan proses dan hasil penyelidikan melalui artikel.
Susun tulisan dalam tujuh bagian
Struktur berikut membantu pembaca mengikuti perjalananmu dari pertanyaan awal sampai hasil penyelidikan.
Buat judul yang menunjukkan penyelidikan
Judul sebaiknya membuat pembaca penasaran sekaligus menunjukkan persoalan yang sedang diselidiki.
Ceritakan apa yang membuatmu penasaran
Mulai dengan pengalaman, peristiwa, atau pengamatan sederhana. Setelah itu, jelaskan pertanyaan yang ingin kamu jawab.
Ketika istirahat sekolah, beberapa teman lebih suka duduk di bawah pohon daripada di halaman terbuka. Mereka mengatakan tempat itu lebih sejuk. Namun, apakah suhu udaranya benar-benar berbeda? Kami memutuskan untuk mencoba mengukurnya.
Tuliskan apa yang ingin diketahui
Nyatakan pertanyaan penyelidikan secara jelas. Jika memiliki dugaan awal, kamu boleh menuliskannya, tetapi dugaan tersebut belum tentu benar.
Pertanyaan: Apakah suhu udara di bawah pohon berbeda dengan suhu di halaman terbuka?
Dugaan awal: Kami menduga suhu di bawah pohon lebih rendah, tetapi dugaan ini perlu diperiksa melalui pengukuran.
Jelaskan bagaimana kamu mencari jawabannya
Pembaca perlu mengetahui bagaimana informasi dikumpulkan agar dapat memahami dan menilai hasil penyelidikanmu.
Lokasi penyelidikan.
Hari dan waktu kegiatan.
Alat atau bahan yang digunakan.
Jumlah pengamatan atau pengukuran.
Kami menyiapkan dua termometer yang sejenis, kemudian mengukur suhu udara di bawah pohon dan di halaman terbuka pada waktu yang sama. Pengukuran dilakukan beberapa kali dengan cara dan posisi alat yang konsisten.
Ceritakan apa yang benar-benar ditemukan
Sajikan hasil pengamatan atau pengukuran. Kamu dapat menggunakan kalimat, tabel sederhana, angka, atau gambar pendukung.
Jangan hanya menuliskan hasil yang sesuai dengan dugaan awal. Semua hasil yang relevan perlu dipertimbangkan.
Dari pengukuran yang kami lakukan, suhu udara di lokasi A adalah [hasil pengukuran], sedangkan di lokasi B adalah [hasil pengukuran]. Perbedaan yang tercatat adalah [selisih].
Jelaskan apa arti hasil tersebut
Hubungkan hasil dengan pertanyaan awal. Bila perlu, gunakan buku, penjelasan ilmiah, atau sumber lain untuk memahami mengapa suatu pola muncul.
Jelaskan pola atau perbedaan yang ditemukan.
Hubungkan dengan pengetahuan yang relevan.
Sebutkan hal yang belum dapat dijawab.
Jawab pertanyaan awal berdasarkan bukti
Ringkas temuan yang benar-benar didukung oleh data. Jika hasil belum memberikan jawaban pasti, sampaikan dengan jelas.
Berdasarkan pengukuran yang kami lakukan, [tuliskan hasil utama]. Hasil tersebut menunjukkan bahwa [kesimpulan yang didukung data]. Namun, penyelidikan ini masih terbatas pada [lokasi, waktu, atau kondisi pengamatan].
Akhiri dengan satu pertanyaan baru yang menarik untuk diselidiki pada kesempatan berikutnya.
Data tidak harus rumit
Data bisa berupa angka, hasil pengamatan, foto yang diambil dengan izin, atau catatan lapangan.
Angka
Suhu, waktu, ukuran, jumlah, frekuensi, atau hasil penghitungan.
Pengamatan
Bentuk, warna, pola, perubahan, atau keadaan yang terlihat.
Catatan
Keterangan tentang lokasi, waktu, kondisi, atau proses kegiatan.
Dokumentasi
Gambar atau foto yang membantu menunjukkan objek dan proses.
Contoh tabel pencatatan data
Tabel berikut adalah format kosong untuk pengukuran suhu udara. Isi dengan data hasil penyelidikanmu sendiri.
| Pengukuran | Waktu | Lokasi A (°C) | Lokasi B (°C) | Catatan Kondisi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | [Waktu] | [Data] | [Data] | [Kondisi] |
| 2 | [Waktu] | [Data] | [Data] | [Kondisi] |
| 3 | [Waktu] | [Data] | [Data] | [Kondisi] |
Bedakan pengamatan dan kesimpulan
Apa yang kita lihat tidak selalu sama dengan penjelasan tentang mengapa hal itu terjadi.
Apa yang tercatat?
"Dalam tiga pengukuran kami, suhu di lokasi A tercatat lebih rendah daripada di lokasi B."
Apa kemungkinan penjelasannya?
"Perbedaan tersebut mungkin berkaitan dengan naungan pohon dan kondisi lingkungan setempat."
Apa yang belum diketahui?
"Kami belum mengetahui apakah pola yang sama muncul pada hari, cuaca, dan lokasi lain."
Dari rasa penasaran menjadi artikel
Berikut contoh bagaimana sebuah pertanyaan sederhana dapat diubah menjadi rancangan penyelidikan.
Apakah Suhu Udara di Bawah Pohon Berbeda dengan di Halaman Terbuka?
Apakah terdapat perbedaan suhu udara pada dua lokasi tersebut?
Halaman terbuka dan area di bawah pohon pada lingkungan yang diizinkan.
Termometer, lembar pencatatan, dan alat tulis.
Mengukur suhu pada waktu yang sama menggunakan cara yang konsisten.
Suhu pada setiap lokasi, waktu pengukuran, dan kondisi lingkungan.
Ditulis setelah data dikumpulkan dan dibandingkan.
Contoh ini merupakan rancangan kegiatan, bukan laporan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan.
Template yang bisa langsung digunakan
Salin format berikut ke Microsoft Word dan isi berdasarkan penyelidikanmu sendiri.
[Tuliskan judul yang menarik dan sesuai dengan penyelidikan.]
Nama penulis: [Nama]
Sekolah / Universitas / Institusi: [Jika ada]
Anggota tim: [Jika ada]
[Ceritakan fenomena atau pengalaman yang membuat kamu tertarik melakukan penyelidikan.]
[Tuliskan satu pertanyaan utama yang ingin dijawab berdasarkan data.]
[Tuliskan dugaan sementara dan alasan yang mendasarinya. Bagian ini opsional.]
Lokasi: [Lokasi]
Waktu: [Tanggal dan waktu]
Objek yang diamati: [Objek]
Alat / bahan: [Daftar alat]
Langkah kegiatan: [Jelaskan urutannya]
Jumlah pengamatan: [Jumlah]
[Tuliskan hasil pengamatan atau pengukuran. Sertakan tabel atau gambar jika diperlukan.]
[Bandingkan hasil, jelaskan pola yang terlihat, dan hubungkan dengan informasi dari sumber tepercaya.]
[Jelaskan keterbatasan tempat, waktu, alat, jumlah pengamatan, atau kondisi penyelidikan.]
[Jawab pertanyaan awal sesuai data dan ceritakan hal penting yang telah dipelajari.]
[Tuliskan buku, artikel, situs lembaga resmi, atau referensi lain yang digunakan.]
[Lampirkan foto objek, tabel, grafik, atau gambar. Tambahkan keterangan dan sumber gambar.]
Penyelidikan harus aman dan bertanggung jawab
Rasa ingin tahu sangat penting, tetapi keselamatan, privasi, dan penghormatan terhadap orang lain harus tetap menjadi prioritas.
Utamakan Keselamatan
Hindari bahan berbahaya, api, listrik bertegangan tinggi, tempat berisiko, atau percobaan yang dapat menyebabkan cedera.
Minta Pendampingan
Kegiatan yang membutuhkan pengawasan perlu dilakukan bersama guru atau pendamping yang memahami prosedurnya.
Hormati Privasi
Jangan mengumpulkan atau mempublikasikan nama lengkap, wajah, alamat, atau informasi pribadi orang lain tanpa izin yang sesuai.
Peroleh Persetujuan
Jika melibatkan peserta wawancara atau survei, jelaskan tujuan kegiatan dan minta persetujuan. Untuk anak di bawah umur, ikuti ketentuan persetujuan orang tua atau wali.
Jaga Lingkungan
Jangan merusak tanaman, mengganggu hewan, mengambil benda tanpa izin, atau meninggalkan sampah setelah kegiatan.
Jujur terhadap Data
Catat hasil yang sebenarnya. Jangan membuat, mengubah, atau menghilangkan data hanya agar sesuai dengan dugaan awal.
Ceritakan prosesnya, bukan hanya hasilnya
Artikel Coba Selidiki sebaiknya membuat pembaca merasa ikut memahami perjalanan penyelidikanmu.
✓ Sebaiknya
- Gunakan pertanyaan yang jelas.
- Ceritakan mengapa topik menarik.
- Jelaskan cara mengumpulkan data.
- Gunakan data yang benar-benar diperoleh.
- Bandingkan hasil secara hati-hati.
- Gunakan tabel atau gambar jika membantu.
- Jelaskan keterbatasan penyelidikan.
- Tulis dengan bahasa sederhana dan menarik.
× Hindari
- Memulai kegiatan tanpa rencana.
- Mengubah angka agar sesuai dugaan.
- Menyalin laporan orang lain sebagai hasil sendiri.
- Menganggap dugaan sebagai fakta.
- Mengambil kesimpulan yang terlalu luas.
- Menyembunyikan hasil yang tidak sesuai harapan.
- Melakukan kegiatan tanpa memperhatikan keamanan.
- Menyebut pengamatan singkat sebagai bukti yang pasti.
Sudah siap mengirim artikel?
Gunakan daftar berikut untuk memeriksa naskah sebelum dikirim.
Apa yang terjadi dengan tulisanmu?
Tim Editorial Lensa Muda akan memeriksa kesesuaian naskah, kejelasan proses penyelidikan, penggunaan data, serta penyajiannya.
Masih ada cara lain untuk menulis
Jika belum ingin melakukan penyelidikan sendiri, kamu dapat memilih rubrik Lensa Muda lainnya.
Pertanyaan kecil bisa membawa kita pada pengetahuan baru.
Pilih satu hal yang membuatmu penasaran, lakukan penyelidikan secara aman, catat hasilnya dengan jujur, dan ceritakan pengalamanmu melalui Lensa Muda.