Template: Dari Penelitian

πŸ“Š Template Artikel

Dari Penelitian

Rubrik Dari Penelitian membantu penulis mengubah hasil penelitian, skripsi, tesis, artikel jurnal, atau laporan ilmiah menjadi bacaan yang lebih singkat, menarik, dan mudah dipahami oleh pembaca muda.

TENTANG RUBRIK

Apa itu Dari Penelitian?

Banyak penelitian menghasilkan temuan yang menarik, tetapi ditulis dalam bahasa akademik yang tidak selalu mudah dibaca oleh masyarakat umum. Dari Penelitian menjembatani hasil penelitian dengan pembaca muda.

Penulis memilih satu atau beberapa temuan utama, menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan secara singkat, lalu menunjukkan apa arti temuan tersebut bagi kehidupan sehari-hari.

Artikel ini bukan versi pendek dari artikel jurnal. Penulis perlu menata ulang cerita penelitian sehingga pembaca dapat memahami masalah, proses, temuan, dan maknanya tanpa harus mengenal istilah akademik yang rumit.

🎯
Tujuan

Membawa hasil penelitian keluar dari ruang akademik agar dapat dipahami oleh pembaca yang lebih luas.

πŸ“„
Sumber Utama

Artikel jurnal, skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, atau penelitian yang sedang dilakukan penulis.

πŸ§‘‍πŸŽ“
Pembaca

Pelajar, mahasiswa, dan pembaca muda yang ingin mengetahui temuan penelitian tanpa membaca laporan akademik lengkap.

SUMBER TULISAN

Penelitian apa yang bisa ditulis?

Anda dapat mengangkat penelitian sendiri maupun penelitian orang lain selama sumbernya disebutkan dengan jelas.

πŸŽ“

Skripsi atau Tesis

Pilih temuan yang paling menarik dan relevan bagi pembaca.

πŸ“‘

Artikel Jurnal

Ceritakan temuan ilmiah dengan bahasa yang lebih sederhana.

πŸ”¬

Penelitian Sendiri

Bagikan hasil penelitian yang sedang atau telah Anda kerjakan.

πŸ“‹

Laporan Penelitian

Ubah laporan panjang menjadi cerita yang fokus pada temuan utamanya.

Tip: Jangan mencoba memasukkan seluruh isi penelitian ke dalam satu artikel. Pilih satu temuan atau satu pesan utama yang paling penting.
DARI AKADEMIK KE POPULER

Apa yang perlu diubah?

Artikel populer memiliki tujuan dan pembaca yang berbeda dari laporan penelitian akademik.

DALAM PENELITIAN
  • Latar belakang panjang.
  • Banyak teori dan istilah akademik.
  • Metode dijelaskan secara rinci.
  • Semua hasil penelitian disajikan.
  • Bahasa formal dan teknis.
  • Ditujukan terutama untuk pembaca akademik.
→
STRUKTUR ARTIKEL

Susun tulisan dalam tujuh bagian

Struktur berikut membantu Anda mengubah penelitian menjadi cerita yang lebih mudah diikuti.

01
JUDUL

Angkat temuan, bukan judul akademik

Judul sebaiknya menunjukkan hal menarik yang ditemukan dalam penelitian, bukan menyalin judul skripsi atau artikel jurnal.

KURANG RAMAH PEMBACA

Analisis Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Pola Interaksi Sosial Remaja di Kota X.

LEBIH MENARIK Sering Bermedia Sosial, Apakah Remaja Jadi Jarang Berbicara Langsung?
02
PEMBUKA

Mulai dari masalah atau fenomena

Buka tulisan dengan situasi yang dekat dengan pembaca. Tunjukkan mengapa topik penelitian tersebut menarik untuk diketahui.

Contoh

Di ruang tunggu, kendaraan umum, bahkan saat berkumpul bersama teman, ponsel hampir selalu berada di tangan kita. Tetapi apakah semakin sering menggunakan media sosial membuat kita semakin jarang berbicara langsung dengan orang lain?

03
PENELITIAN

Ceritakan penelitian secara singkat

Jelaskan siapa yang melakukan penelitian, apa yang ingin diketahui, siapa atau apa yang diteliti, dan bagaimana data dikumpulkan.

Siapa?

Siapa peneliti atau tim penelitinya?

Apa?

Apa pertanyaan yang ingin dijawab?

Siapa/di mana?

Siapa peserta atau lokasi penelitiannya?

Bagaimana?

Bagaimana informasi atau data dikumpulkan?

Tidak perlu menjelaskan metode penelitian secara rinci seperti dalam laporan akademik. Cukup berikan informasi yang diperlukan agar pembaca memahami dari mana temuan berasal.
04
TEMUAN UTAMA

Apa yang ditemukan?

Ini adalah bagian paling penting. Pilih satu sampai tiga temuan utama yang dapat diceritakan dengan jelas.

Temuan 1

Apa hal paling penting yang ditemukan?

Temuan 2

Apakah ada pola, perbedaan, atau hubungan yang menarik?

Temuan 3

Apakah ada hasil yang tidak terduga?

Contoh penyajian

Penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial tidak selalu membuat remaja menghindari interaksi langsung. Bagi sebagian peserta, media sosial justru digunakan untuk mempertahankan hubungan yang sudah terbentuk di sekolah atau lingkungan tempat tinggal.

05
MAKNA TEMUAN

Jelaskan mengapa temuan itu penting

Jangan berhenti pada angka atau hasil penelitian. Bantu pembaca memahami apa arti temuan tersebut.

?

Apa yang dapat kita pelajari dari hasil penelitian ini?

?

Apakah hasilnya berbeda dari anggapan umum?

?

Siapa yang dapat memperoleh manfaat dari temuan ini?

?

Apakah hasilnya dapat membantu memahami masalah sehari-hari?

06
BATAS PENELITIAN

Ceritakan apa yang belum dapat dijawab

Penelitian tidak pernah menjelaskan segala sesuatu. Jelaskan secara singkat keterbatasan penting agar pembaca tidak menarik kesimpulan terlalu jauh.

Contoh

Penelitian ini hanya melibatkan remaja dari satu sekolah, sehingga hasilnya belum tentu menggambarkan pengalaman semua remaja di daerah lain.

07
PENUTUP

Tinggalkan satu pesan yang mudah diingat

Ringkas hal terpenting dari penelitian dan hubungkan kembali dengan masalah yang muncul pada bagian pembuka.

Contoh

Jadi, hubungan antara media sosial dan interaksi langsung tidak selalu sederhana. Teknologi dapat mengurangi, mempertahankan, atau bahkan memperkuat hubungan, tergantung bagaimana kita menggunakannya.

DATA PENELITIAN

Bagaimana menampilkan angka dan data?

Data tetap penting, tetapi pembaca perlu dibantu memahami apa arti angka tersebut.

ANGKA SAJA

72%

Sebanyak 72% responden menggunakan media sosial lebih dari tiga jam per hari.

→
ANGKA + MAKNA

Sekitar tujuh dari setiap sepuluh peserta penelitian menggunakan media sosial lebih dari tiga jam sehari. Ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi bagian besar dari rutinitas harian kelompok yang diteliti.

Ingat: Jangan mengubah atau melebih-lebihkan data agar tulisan terlihat lebih menarik. Angka, kutipan, dan hasil penelitian harus tetap sesuai dengan sumber aslinya.
KUTIPAN PENELITIAN

Gunakan suara peserta jika relevan

Dalam penelitian kualitatif, kutipan peserta dapat membantu pembaca melihat pengalaman manusia di balik temuan.

“

Saya biasanya membuka grup kelas dulu sebelum masuk aplikasi lain. Kalau ada tugas atau perubahan jadwal, informasinya paling cepat muncul di sana.

— Contoh kutipan peserta penelitian
Gunakan nama samaran atau identitas yang sudah diizinkan sesuai dengan etika penelitian. Jangan membuka informasi pribadi peserta yang seharusnya dirahasiakan.
FORMAT NASKAH

Template yang bisa langsung digunakan

Salin struktur berikut ke Microsoft Word saat mulai menulis.

JUDUL

[Tuliskan judul populer yang menonjolkan masalah atau temuan utama.]

PENULIS

[Nama penulis]
[Sekolah / Universitas / Institusi, jika ada]

SUMBER PENELITIAN

Judul penelitian:
Peneliti:
Tahun:
Jenis sumber: artikel jurnal / skripsi / tesis / laporan / lainnya:
Tautan atau DOI, jika tersedia:

PEMBUKA

[Mulai dari fenomena, peristiwa, pertanyaan, atau pengalaman yang berkaitan dengan penelitian.]

APA YANG DITELITI?

[Jelaskan tujuan atau pertanyaan penelitian secara sederhana.]

BAGAIMANA PENELITIANNYA?

[Jelaskan lokasi, peserta atau data, serta cara pengumpulan data dalam beberapa kalimat.]

TEMUAN UTAMA 1

[Tuliskan temuan utama dan jelaskan dengan bahasa sederhana.]

TEMUAN UTAMA 2

[Tuliskan temuan tambahan jika diperlukan.]

DATA / KUTIPAN PENDUKUNG

[Masukkan angka, contoh, atau kutipan peserta yang membantu pembaca memahami temuan.]

APA ARTINYA?

[Jelaskan mengapa temuan tersebut penting dan apa yang dapat dipelajari pembaca.]

KETERBATASAN

[Tuliskan keterbatasan penting agar pembaca tidak menarik kesimpulan terlalu jauh.]

PENUTUP

[Ringkas pesan utama penelitian dalam beberapa kalimat.]

SUMBER

[Tuliskan penelitian utama dan sumber tambahan yang digunakan.]

GAYA PENULISAN

Ceritakan penelitian, jangan menyalin laporan penelitian

✓

Sebaiknya

  • Pilih satu pesan utama.
  • Mulai dari masalah yang dekat dengan pembaca.
  • Jelaskan metode secara singkat.
  • Gunakan data untuk mendukung cerita.
  • Terjemahkan istilah akademik ke bahasa sederhana.
  • Jelaskan arti temuan, bukan hanya hasilnya.
  • Sebutkan sumber penelitian dengan jelas.
  • Jelaskan keterbatasan penting penelitian.
×

Hindari

  • Menyalin abstrak penelitian menjadi artikel.
  • Memasukkan tinjauan pustaka yang panjang.
  • Menjelaskan semua teori dalam penelitian.
  • Menampilkan terlalu banyak tabel dan angka.
  • Menyatakan hubungan sebagai sebab-akibat tanpa dasar.
  • Menggeneralisasi hasil melebihi cakupan penelitian.
  • Menghilangkan keterbatasan penting.
  • Mengungkap identitas peserta tanpa izin.
ETIKA

Tetap jaga integritas penelitian

Menulis dengan gaya populer tidak mengubah tanggung jawab penulis terhadap data, sumber, dan peserta penelitian.

πŸ”

Privasi

Jangan mengungkap identitas atau informasi pribadi peserta yang seharusnya dirahasiakan.

πŸ“Š

Data

Jangan mengubah angka, kutipan, atau temuan agar terlihat lebih dramatis.

πŸ“š

Sumber

Sebutkan penelitian asli dan sumber penting yang menjadi dasar artikel.

⚖️

Proporsional

Jangan membuat kesimpulan yang lebih luas daripada yang didukung penelitian.

CHECKLIST

Sebelum tulisan dikirim

SETELAH DIKIRIM

Apa yang terjadi dengan tulisanmu?

1 Pemeriksaan Editor
→
2 Penelaahan
→
3 Revisi
→
4 Penyuntingan
→
5 Publikasi
Pelajari Proses Penelaahan →
PUNYA PENELITIAN YANG MENARIK?

Bawa temuannya kepada pembaca muda.

Pilih temuan yang paling penting, ceritakan dengan bahasa sederhana, dan tunjukkan mengapa penelitian tersebut berarti bagi kehidupan kita.

Kirim Artikel →