Kebijakan Editorial

Lensa Muda · Kebijakan Penerbitan

Ilmu yang akurat, penjelasan yang mudah dipahami, dan ruang yang aman bagi suara pembaca muda.

Lensa Muda adalah jurnal pengetahuan berbasis riset untuk anak dan remaja usia 8–17 tahun. Kebijakan ini mengatur cara naskah dipilih, diperiksa, diperbaiki, dan diterbitkan, dengan memisahkan penelaahan ketepatan ilmiah oleh ahli dari penelaahan keterbacaan oleh pembaca muda dengan mentor.

Pembaca 8–17 tahunLintas disiplinPenelaahan dua tahapPerlindungan anak

1. Prinsip Editorial

Redaksi menilai naskah dengan memperhatikan lima prinsip berikut.

  • Akurasi ilmiah: setiap penjelasan didukung penelitian atau sumber keilmuan yang dapat ditelusuri; fakta, interpretasi, dan dugaan dibedakan.
  • Keterbacaan sesuai usia: bahasa, istilah, contoh, dan ilustrasi disesuaikan dengan kebutuhan pembaca anak (8–11 tahun) atau remaja (12–17 tahun).
  • Rasa ingin tahu dan berpikir kritis: artikel mendorong pertanyaan serta menjelaskan bagaimana pengetahuan diperoleh dan apa batasnya.
  • Inklusivitas: naskah menghormati perbedaan latar belakang, kemampuan, budaya, dan keyakinan tanpa diskriminasi atau stereotip.
  • Partisipasi yang aman: anak dan remaja memberi masukan tentang pengalaman membaca tanpa dibebani tanggung jawab memvalidasi kesimpulan ilmiah.

2. Cakupan dan Jenis Naskah

Setiap artikel ditempatkan pada satu rubrik utama: Aku dan Tubuhku, Alam dan Bumi, Teman dan Masyarakat, Agama dan Budaya, Teknologi dan Penemuan, atau Angka dan Semesta. Penelitian tidak harus menjadikan anak sebagai objek kajian; naskahnya harus dapat dipahami pembaca muda.

Dari Penelitian

Adaptasi penelitian nyata, dengan pertanyaan, metode, temuan, keterbatasan, dan sumber publikasi asal.

Kenali Konsep

Penjelasan satu konsep atau fenomena ilmiah melalui referensi tepercaya dan contoh keseharian.

Tanya Ilmuwan

Jawaban berbasis bukti atas pertanyaan pembaca muda, dengan pemeriksaan substansi oleh ahli.

Coba Selidiki

Kegiatan pengamatan atau penyelidikan sederhana yang aman, tidak mengklaim sebagai penelitian formal.

Pada tahap pengembangan awal, redaksi mengutamakan Dari Penelitian dan Kenali Konsep. Tanya Ilmuwan dan Coba Selidiki diterbitkan setelah ketersediaan narasumber, mentor, dan prosedur keselamatan dapat dipastikan.

Rincian bidang dan kriteria terdapat pada halaman Aims & Scope.

3. Standar Naskah dan Bukti Ilmiah

  • Penulis menjelaskan sumber primer atau literatur akademik utama yang digunakan; khusus Dari Penelitian, identitas penelitian asal harus dicantumkan.
  • Penyederhanaan bahasa tidak boleh mengubah makna temuan, menghilangkan ketidakpastian penting, atau membuat klaim yang melampaui bukti.
  • Penulis mencantumkan keterbatasan pengetahuan, menjelaskan istilah yang sulit, dan membedakan contoh ilustratif dari hasil penelitian nyata.
  • Gambar, tabel, kutipan, dan materi adaptasi harus digunakan secara sah dengan atribusi atau izin yang sesuai.
  • Naskah dilarang mengandung misinformasi, promosi terselubung, konten diskriminatif, atau panduan tindakan berbahaya.

Elemen khas Lensa Muda

Artikel menggunakan elemen Kata Baru, Bagaimana Kita Tahu?, Yang Belum Kita Ketahui, Giliran Kamu Bertanya, dan Telusuri Sumbernya sesuai relevansi. Bagian Suara Penelaah Muda hanya dipublikasikan jika ada masukan nyata yang boleh ditampilkan dengan persetujuan yang sesuai.

Untuk naskah Coba Selidiki, redaksi mempertimbangkan bahaya fisik, digital, kesehatan, lingkungan, dan kebutuhan pendampingan orang dewasa. Kegiatan tidak boleh meminta anak mengirim data pribadi, hasil tes kesehatan, atau foto identitasnya ke ruang publik.

4. Proses Seleksi dan Penelaahan

  1. Pengajuan: penulis menyampaikan naskah, jenis artikel, rubrik, sasaran usia, sumber ilmiah, serta pernyataan etika yang relevan.
  2. Pemeriksaan awal: editor mengevaluasi kesesuaian cakupan, keaslian, sumber, keterbacaan awal, dan potensi risiko untuk pembaca muda.
  3. Penelaahan ilmiah: editor atau penelaah ahli memeriksa keakuratan data, kesesuaian interpretasi, sumber, dan batasan klaim.
  4. Penelaahan keterbacaan: pembaca muda sesuai kelompok usia, didampingi mentor, menilai kejelasan istilah, contoh, struktur, serta bagian yang membingungkan.
  5. Revisi dan verifikasi: penulis menanggapi masukan; editor menilai perbaikannya dan dapat meminta pemeriksaan ulang.
  6. Keputusan editorial: editor berwenang menerima, meminta revisi tambahan, atau menolak naskah berdasarkan hasil evaluasi.
  7. Publikasi: naskah final diterbitkan dalam HTML, serta PDF bila tersedia dan dapat diakses secara sah.
Perbedaan penting: penelaah muda tidak diminta memeriksa kebenaran metodologi ilmiah atau bertindak sebagai pengganti pakar. Mereka memberi pengalaman membaca yang membantu penulis menyampaikan ilmu secara lebih jelas.

Penjelasan lebih terperinci dapat dilihat pada Proses Penelaahan.

5. Peran, Kerahasiaan, dan Keputusan Editorial

  • Penulis: bertanggung jawab atas isi, pengutipan, izin penggunaan materi, dan jawaban atas catatan telaah.
  • Editor: mengelola penilaian secara adil, menjaga independensi keputusan, dan memastikan naskah memenuhi standar jurnal.
  • Penelaah ahli: memberi penilaian objektif dan konstruktif, menjaga kerahasiaan naskah, serta mengungkap konflik kepentingan.
  • Mentor: menjelaskan tugas dengan bahasa sesuai usia, menjaga keamanan proses, dan menyampaikan masukan penelaah muda secara setia tanpa menggantinya.
  • Penelaah muda: dapat menyampaikan pertanyaan, kebingungan, dan saran. Pendapat mereka dihargai, tetapi keputusan publikasi tetap pada editor.

Penugasan telaah dilakukan dengan memperhatikan kecakapan, konflik kepentingan, dan kebutuhan kerahasiaan. Komentar telaah dan naskah sebelum publikasi tidak boleh diedarkan di luar proses editorial tanpa izin.

6. Perlindungan Anak dan Remaja

Lensa Muda menempatkan keselamatan, kenyamanan, dan hak privasi penelaah muda di atas kebutuhan promosi atau dokumentasi. Pelibatan anak dilakukan dengan ketentuan berikut.

  • Partisipasi bersifat sukarela dan disertai penjelasan tugas, manfaat, dan batasannya dalam bahasa yang dipahami anak.
  • Redaksi memperoleh persetujuan orang tua atau wali yang diperlukan secara hukum, sekaligus menghormati kesediaan anak untuk ikut serta atau berhenti.
  • Komunikasi berlangsung melalui saluran resmi dengan pendampingan mentor; tidak ada kewajiban anak berkomunikasi pribadi langsung dengan penulis.
  • Data yang dikumpulkan dibatasi pada kebutuhan proses penelaahan. Alamat rumah, nomor kontak, identitas sekolah yang tidak perlu, informasi kesehatan, dan data sensitif lain tidak dipublikasikan.
  • Nama, foto, kutipan komentar, atau identitas lain hanya dipublikasikan setelah penilaian risiko dan persetujuan khusus yang sesuai; penggunaan anonim atau nama samaran menjadi pilihan utama.
  • Permintaan menarik partisipasi atau memperbaiki informasi pribadi ditangani melalui saluran redaksi, dengan memperhatikan hak subjek data dan kewajiban pencatatan publikasi.
Catatan perlindungan data: ketentuan ini dirancang memperhatikan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, termasuk pengaturan khusus pemrosesan data pribadi anak dan persetujuan orang tua/wali.

7. Integritas Penelitian dan Etika Publikasi

Keaslian, atribusi, dan kepengarangan

Penulis wajib menghindari plagiarisme, fabrikasi data, penggandaan publikasi tanpa pengungkapan, dan penggunaan sumber yang tidak dapat diperiksa. Adaptasi dari penelitian yang sudah diterbitkan harus mengidentifikasi sumber aslinya dan mematuhi ketentuan hak cipta. Pencantuman nama penulis harus mencerminkan kontribusi yang nyata.

Konflik kepentingan dan pendanaan

Penulis, editor, dan penelaah mengungkap hubungan pribadi, profesional, atau finansial yang berpotensi memengaruhi penilaian. Sumber pendanaan atau dukungan penting harus dinyatakan dengan jelas. Materi sponsor atau iklan tidak boleh menentukan keputusan ilmiah.

Penggunaan kecerdasan buatan

Jika alat AI generatif digunakan secara bermakna dalam penyusunan naskah atau ilustrasi, penulis mengungkap penggunaannya dan bertanggung jawab memeriksa setiap klaim, kutipan, dan gambar. AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis dan tidak boleh menggantikan penilaian ahli atau masukan penelaah muda. Naskah rahasia dan data pribadi anak tidak boleh dimasukkan ke layanan AI tanpa dasar hukum, izin, dan pengamanan yang memadai.

Etika penelitian yang menjadi sumber

Untuk studi yang melibatkan manusia, hewan, atau materi sensitif, penulis memberi informasi yang relevan mengenai persetujuan etik atau standar penelitian asal bila dipersyaratkan. Redaksi dapat meminta klarifikasi dan menolak adaptasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara etis.

8. Transparansi Informasi Publikasi

Setiap artikel terbit menampilkan identitas dan afiliasi penulis, kelompok usia sasaran, jenis artikel, rubrik, sumber ilmiah utama, dan informasi publikasi yang tersedia. DOI hanya ditampilkan jika benar-benar telah diterbitkan; tautan PDF hanya ditambahkan bila dokumennya tersedia.

Penjelasan hak cipta, izin penggunaan kembali, dan lisensi yang berlaku harus tercantum secara jelas pada halaman jurnal atau artikel. Tidak boleh mengklaim artikel telah melalui penelaahan ilmiah maupun keterbacaan apabila proses tersebut belum dilaksanakan.

Artikel contoh, simulasi, atau dummy wajib ditandai DEMO dan tidak boleh disajikan sebagai temuan penelitian nyata ataupun artikel yang sudah selesai ditelaah.

9. Koreksi, Penarikan, Pengaduan, dan Banding

Kesalahan yang ditemukan setelah publikasi akan diperiksa menurut tingkat dampaknya. Redaksi dapat menerbitkan koreksi untuk kesalahan yang dapat diperbaiki, pemberitahuan kekhawatiran ketika terdapat masalah serius yang belum tuntas, atau penarikan artikel (retraction) bila keandalannya tidak lagi dapat dipertahankan.

Keputusan dan pemberitahuan perubahan harus dijelaskan secara transparan. Penulis atau pembaca dapat mengajukan keluhan dan banding beserta alasan serta bukti melalui halaman Kontak Redaksi. Keluhan ditangani secara adil, menjaga kerahasiaan informasi yang relevan, dan tidak menjanjikan hasil tertentu.

Perubahan substantif pada kebijakan ini akan diumumkan oleh redaksi dan dicatat pada halaman yang relevan.

10. Rujukan Kebijakan

Kebijakan Lensa Muda dirancang dengan mempertimbangkan prinsip praktik penerbitan ilmiah yang transparan dan perlindungan data anak. Dokumen rujukan utamanya:

Pencantuman pedoman COPE sebagai rujukan tidak berarti jurnal telah menjadi anggota atau memperoleh sertifikasi dari COPE.

Punya pertanyaan tentang kebijakan kami?

Redaksi menerima pertanyaan tentang proses penelaahan, sumber ilmiah, keselamatan penelaah muda, koreksi artikel, serta penggunaan materi publikasi.

Hubungi Redaksi Lensa Muda →